Kiamat memang belum tiba, tapi dunia seperti telah runtuh saat itu juga. Saat di mana kamu berada jauh dari orang tua, dan tidak ada seorang teman pun yang bisa mengerti keterpurukanmu. Aku bisa katakan dunia akan runtuh saat itu juga.
![]() |
| https://www.wattpad.com/story/121345369-menangis-dalam-kesendirianku |
Jika hal ini terjadi, menangislah! Tak sedikit orang yang akan menemukan ketenangan di balik air mata yang terus jatuh. Berpikiran positif memang suatu hal yang baik, namun kadangkala kamu harus memaksakan diri untuk berpikiran negatif ke orang-orang yang menurutmu selama ini selalu ada buatmu. Kadang kamu hanya perlu sedikit tegas, "Kamu belum mendapati orang-orang yang benar-benar ikhlas membantu, mereka akan lepas tangan saat mereka merasa kamu akan jauh lebih baik dari mereka jika saja mereka tetap membantumu." Bukan melatihmu untuk berpikiran negatif terus, tapi hanya sekadar mengantisipasi agar harapan yang kamu gantungan ke mereka tidak begitu sakit jika ternyata hal itu memang terjadi.
Jika hal ini terjadi, menangislah! Tak masalah menganggap dunia runtuh. Kadangkala justru kesendirianlah yang bisa mengajarkan banyak hal. Terutama untuk menguatkan diri sendiri agar tetap kokoh melangkahkan kaki ke mana pun dan di mana pun kamu berpijak. Air mata bukan hanya untuk simbol kelemahan, tapi juga simbol bagi mereka yang memutuskan untuk kuat.
Jika hal ini terjadi, menangislah! Itu artinya kebersamaan yang kamu jalin selama ini ternyata tidak bermuara kepada kehangatan yang diimpikan, tapi justru mencari keuntungan di balik celah yang menipu. Tak masalah, kamu hanya perlu sedikit lebih tegas lagi, "Teman yang sesungguhnya bukan hanya yang menemani saat suka dan duka, tapi mereka yang juga ikut merasa bahagia dan beruntung jika kamu bahagia." Jika masih ada perasaan iri melihatmu mendapatkan hal yang mereka juga inginkan, maaf sekali lagi. Itu belum bisa kamu sebut teman.
Jika hal ini terjadi, menangislah! Berdamai dengan sepi harus kamu lakukan. Bukan ingin menjauh dari dunia sosial, tapi hanya sekadar mengistirahatkan hati dari kejamnya menjalin hubungan. Ini resiko. Dan kamu sendirilah yang harus menyelesaikannya.
Menangislah!

